TETAP BAHAGIA DAN SEMANGAT DI MASA PANDEMI

Oleh : Tri Wigati Ningrum

Sudah sekitar tujuh bulan kita berada pada masa pandemi. Bukan waktu yang sebentar kita rasakan dengan segala keterbatasan yang bisa kita lakukan. Pada bulan pertama reaksi yang sangat heboh terutama dari emak-emak yang merasakan dampaknya. Dari mulai adaptasi harus memdampingi anak-anak belajar online sampai budget dapur yang membengkak dampak dari semua anak belajar di rumah.

Adek yang masih usia TK selalu minta dibuatkan makanan-makanan cemilan, kakak yang masih SD minta selalu dibuatkan menu-menu kesukaannya, Teteh dan kakak yang usia SMP dan SMA senang eksperimen membuat jenis makanan baru hasil searching di internet. Waaaaah pokoknya seru dengan kehebohan masing-masing.

Bulan berikutnya nambah lagi hal yang dirasa oleh manager Home Sweet Home ini, yaitu tagihan listrik yang membengkak dan besarnya kuota internet yang harus dibayar, gas yang cepet habis dan hal-hal lainnya. Olalaaaa…..

Tapi emak ini masih bisa bersyukur karena semua masih bisa tercover dari pemberian Direktur Home Sweet Home, apalagi Pak Dir yang bijaksana ini tanpa diminta memberikan tambahan jatah buat BOP bulanannya, karena setiap hari udah mendengar celotehan dari manager yang sangat bawel seperti komentator yang sangat lancar dan jeli dalam menanggapi setiap perubahan yang terjadi …….

Berbeda dengan cerita di komplek sebelah, seorang bumud alias ibu muda sangat cemas saat bulan ke dua pandemi suaminya diPHK dari perusahaan tempat kerjanya, sehingga sang bumud berfikir keras mencari solusi untuk bisa tetap mendapatkan income meskipun suaminya sudah tidak lagi bekerja di perusahaan tempat suaminya sudah mengabdi selama 5 tahun. Al hasil sang istri yang suka masak itu coba-coba masak dan ditawarkan kepada tetangga-tetangganya. Ternyata hasilnya sangat mengejutkan, banyak tetangga yang pesan lagi dari masakan yang sebelumnya dipesan. Akhirnya bumud dan suaminya bisa menyelesaikan persoalan keuangan dalam keluarganya karena dari hasil bisnis masakannya cukup untuk biaya operasional bulanan keluarga mereka, bahkan usahanya sekarang sudah mulai sukses dan berkembang ke jenis makanan yang lain.

Naaaah dari dua fragmen keluarga yang berbeda tadi tentunya belum mewakili apa yang dialami oleh masyarakat bangsa Indonesia semasa pandemi ini, ada yang terdampak virus Covid-19, ada yang terdampak ekonomi, ada yang terdampak kejenuhan dan banyak dampak-dampak lain yang bisa terjadi pada siapa saja.

Kita tidak pernah tahu dan belum bisa memprediksikan kapan pandemi ini berakhir, seperti kutipan yang akan saya sampaikan di bawah ini :

Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan tidak ada satupun di dunia ini yang bisa memprediksi kapan pandemi Covid-19 berakhir. Dengan demikian, tekanan ke perekonomian juga tidak bisa dipastikan akan seberapa dalam.Hal ini disampaikan Sri Mulyani dalam acara penyampaian Keterangan tentang Pengujian UU No. 2 Tahun 2020 tentang Penetapan Perppu No. 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Covid-19 di Mahkamah Konstitusi.
“Perlu pemerintah sampaikan bahwa sampai saat ini tidak ada negara yang dapat memperkirakan dan mengetahui kapan pandemi Covid-19 akan selesai dan juga tidak dapat dipastikan pula seberapa dalam perlambatan dan pemburukan perekonomian sebagai dampak pandemi Covid-19,” ujarnya, Kamis (8/10/2020).

Dengan demikian kita harus mempunya langkah dan sikap antisipatif dan tidak boleh berlarut larut dalam ketidakpastian, yang kondisi demikian bisa membuat seseorang menjadi stress atau depresi. Jadi kita harus tetap siap, kuat dan bahagia karena waktu terus berjalan. Sebab dalam kondisi bahagia fikiran kita akan tetap bisa berfungsi dengan baik.

Kenapa kita harus bahagia dan gimana caranya kita bisa bahagia dalam situasi yang serba berpotensi untuk kita bersedih, kecewa dan sulit…. ? yuk kita sama-sama fikirkan apa kira-lira yang membuat kita tetap bisa semangat dan bahagia meski situasi kita seperti sekarang ini ?

  1. Tetaplah pada Keimanan Kita

Kondisi apapun yang terjadi yang utama adalah harus kita jaga dan kita pelihara keimanan kita sehingga keberpihakan Allah tetap ada pada kita, serta nashrullah (pertolongan Allah) itu akan senantiasa ada. Dengan demikian harapan itu selalu ada yang akan membuat kita tetap semangat.

Allah berfirman dalam salah satu ayatNya :

فَاسْتَجَبْنَا لَهُ وَنَجَّيْنَاهُ مِنَ الْغَمِّ ۚ وَكَذَٰلِكَ نُنْجِي الْمُؤْمِنِينَ

Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya dari pada kedukaan. Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman. (QS Al Anbiya : 88)

  • Ikhlas, Syukur dan bersabar

Kita memang harus bisa berdamai dengan perasaan kita. Setiap manusia pasti punya cita-cita dan keinginan. Namun terkadang apa yang menjadi harapan dan cita-cita belum tentu sama dengan ketentuan yang Allah takdirkan untuk kita. Oleh karena itu kita harus tetap ikhlas menerima ketentuan Allah tersebut dan bersabar dalam menghadapi semua cobaan, karena Allah bersama orang-orang yang bersabar.

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱصْبِرُوا۟ وَصَابِرُوا۟ وَرَابِطُوا۟ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung. (QS Ali Imron ayat 200)

Bahkan kita juga berusaha tetap harus bersyukur meski musibah sedang melanda kita, karena walau bagaimanapun masih tetap ada kebaikan atau kenikmatan yang Allah berikan kepada kita. Allah memang Maha Pemurah, Pengasih dan Penyayang kepada hambaNya.

 وَمَا كَانَ لِنَفْسٍ أَن تَمُوتَ إِلَّا بِإِذْنِ ٱللَّهِ كِتَٰبًا مُّؤَجَّلًا ۗ وَمَن يُرِدْ ثَوَابَ ٱلدُّنْيَا نُؤْتِهِۦ مِنْهَا وَمَن يُرِدْ ثَوَابَ ٱلْءَاخِرَةِ نُؤْتِهِۦ مِنْهَا ۚ وَسَنَجْزِى ٱلشَّٰكِرِينَ

Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Barang siapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala dunia itu, dan barang siapa menghendaki pahala akhirat, Kami berikan (pula) kepadanya pahala akhirat itu. Dan kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur. (QS Ali Imron ayat 45)

  • Banyak Membantu Orang Lain

Loh kok malam membantu orang lain, padahal kita sedang tidak dalam keadaan longgar? Tentu membantu orang lain itu sesuai dengan kemampuan dan keadaan kita. Tapi yakinlan bahwa dengan membantu orang lain itu baik dengan dana, fikiran, tenaga ataupun yang lainnya, maka sesungguhnya kita sedang mengeluarkan energy positif yang itu sangat bermanfaat bagi kesehatan, baik kesehatan jiwa maupun kesehatan badan kita. Bahkan bukan hanya manfaat dunia yang akan kita dapatkan, manfaat akheratpun Allah akan berikan sebagaimana dalam sebuah hadits di bawah ini yang artinya :

“Barang siapa melapangkan dari seorang mukmin satu kesusahan (kesedihan) dari berbagai kesusahan (kesedihannya) di dunia, maka Allah akan melapangkan baginya satu kesusahan dari berbagai kesusahannya kelak di hari kiamat. Dan barang siapa yang memudahkan urusan seseorang maka Allah akan memudahkan baginya urusan di dunia dan akhirat. Barang siapa yang menutupi aib seorang muslim, maka Allah akan menutupi aibnya di dunia dan di akhirat. Dan Allah akan senantiasa menolong seorang hamba selama hamba tersebut mau menolong saudaranya.” (HR Muslim)

Demikian besar manfaat yang akan kita peroleh manakala kita membantu orang lain, bukan hanya orang lain yang teringankan bebannya namun kita juga akan Allah berikan pertolongan baik urusan dunia maupun urusan akherat kita.

  • Bergaullah dengan Orang-orang yang Mempunyai Semangat Tinggi dan Aura Positif.

Mereka akan menularkan energi positifnya kepada kita, banyaklah belajar bersama mereka insyaa Allah semangat untuk menjadi lebih baik akan senantiasa muncul dalam diri kita. Tentu keadaan seperti ini akan memberikan kebahagiaan kepada kita dengan kerja-kerja dan sikap positif yang menghiasi kehidupan kita.

  • Tingkatkan Wawasan dan Pengetahuan

Isi waktu-waktu luang kita dengan membaca berbagai ilmu pengetahuan dan informasi yang bermanfaat. Ikuti perkembangan di lingkungan kita, cari tahu bagaimana proses orang-orang yang sukses mencapai keberhasilannya. Itu semua akan mempengaruhi cara berfikir kita. Dengan demikian kita akan mudah membuka fikiran terhadap hal-hal baru yang positif sehingga peluang untuk menjadi lebih baik senakin terbuka lebar.

Nah mungkin masih banyak lagi yang lainnya yang bisa membuat kita semangat dan tetap bahagia, para pembaca bisa menambahkannya.

Semoga Allah senantiasa memberikan kemudahan kepada kita semua atas semua ikhtiyar dan amal baik yang kita lakukan….. amiin.

Wallahu a’lam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *